Ketika Suami Saya Viral: Sebuah Pelajaran tentang Takdir

Oktober 12, 2022

Assalamualaikum, Teman-teman. 

Ketemu lagi dengan saya, si Emak Penulis. Alhamdulillah, bisa bikin blog post lagi, berkat ikutan challenge One Week One Post-nya komunitas blogger Semarang Gandjel Rel. Yeeiii.

Tema week #2 ini, sungguh menggelitik: "Postingan Viral, Yay or Nay?"

Waw, saya langsung teringat momen Oktober tahun lalu, ketika si postingan viral ini menyapa keluarga kami. Membuat kami senang, bangga, dan terharu; sekaligus memberi pelajaran berharga tentang takdir baik dan takdir buruk.

Nah, lhoo. Jadi kepo, nggak, tuh? Hehe. Biar nggak penasaran, yuuk, ikuti cerita saya. 


Bukan Saya, Tapi si Dia

Iya, bukan saya yang punya postingan viral, tapi si dia belahan jiwa. 

Semua berawal dari pandemi. Sekolah daring. Suami yang seorang guru di sebuah SMK, jadi rada-rada nganggur di rumah. Untuk mengisi kegiatan (karena otomatis les musik privat di rumah juga stop), suami iseng-iseng memberdayakan channel YouTube-nya. Beliau bikin konten musik, kebanyakan main gitar interlude lagu-lagu rock tahun 90-an. Selain YT, akun Instagramnya juga coba diisi. Niat awalnya sih sebagai kenang-kenangan buat anak cucu. Rekam jejak gitu deh. 

Eh, lha kok, sekian bulan kemudian, mulai ada hasilnya. Terutama di Instagram, banyak orang suka postingan suami. Follower-nya terus bertambah, dari yang hanya belasan menjadi ratusan. Wah, suami semakin semangat bikin konten, tuh. 

Suatu malam, tak disangka, Powerslaves - band rock legendaris asal Semarang - notice postingan suami dan membagikan ulang salah satu postingan suami dan ditonton sampai jutaan orang. Sontak, akun Instagram suami ikut diserbu. Langsung wuush wuushh, followernya naik tajam. Kami sampai 'histeris', merinding rame-rame bareng anak-anak.

Penampilan unik pakai seragam, plus permainan musik yang ciamik, mengantar suami jadi beken.

Sejak saat itu, setiap postingannya selalu banjir like dan komen. Dibagikan banyak orang. Sampai-sampai, Pak Ganjar, Gubernur Jateng, ikut komen dan sempat nge-DM. Ada juga menteri (apa ya, saya lupa) yang ikutan komen. Belum lagi artis-artis besar yang mengapresiasi. Masya Allah. 

Kami cuma bisa bengong. Benar-benar nggak nyangka. Suami yang bisa dibilang gaptek soal permedsosan, 'hanya' guru dari kota kecil, bisa going viral begitu.

Puncak Sekaligus 'Titik Nadir'

Oktober 2021, jadi sejarah buat keluarga kami. Suami ikut event Jateng Music Award, dan berhasil menjadi pemenang Gitaris Tergayeng Jateng Music Award 2021.

Menjadi Gitaris Tergayeng Jateng Music Award 2021

Kiprah Pak Guru Endonesa, demikian suami menamakan diri di medsos, rupanya menarik perhatian Rans Entertainment milik Raffi Ahmad. Suami diundang untuk menjadi bintang tamu di acara live di AN TV, bersama band besar Indonesia, GIGI. Masya Allah. Rasanya bungah, kayak mimpi gitu. Kami berharap banget, hal ini akan jadi jalan pembuka rezeki baru untuk keluarga. 

Sesaat setelah tampil di TV bersama GIGI

Diwawancarai Raffi Ahmad dan Atta Halilintar

Saat suami tampil di layar kaca, keluarga besar kami sampai mengadakan nubar, hehe. Saking bangga dan senangnya, ya kan. Teman sekantor, para tetangga, tak ketinggalan teman-teman saya, ikutan bangga. Sampai pengen nangis saya tuh melihat dukungan mereka.

Namun, di antara kemeriahan suasana, tiba-tiba akun Facebook dan Instagram suami mendadak diretas. Ya Allah, kaget, syok luar biasa. Akun yang dibangun dengan susah payah dan niat baik, begitu saja lenyap.

Kami berusaha mencari solusi untuk mengembalikan akun, tetapi sampai detik ini tidak ada hasil. Bisa bayangkan gimana rasanya?

Sampai sekitar dua bulan setelahnya, rasanya masih sulit menerima. Selalu bertanya, kenapa? Kenapa? Kok, bisa? Sebab tak hanya medsos yang disasar, tapi juga sampai saluran komunikasi pribadi alias WhatsApp pun diretas.

Hikmah dari Postingan Viral

Begitulah rupanya jika Allah telah berkehendak, ya.

Mudah saja bagi-Nya untuk menjadikan seseorang viral, dan mudah pula untuk mengembalikan semua ke titik nol seperti semula. Mau bagaimana lagi? Itulah takdir. Sebagai seorang muslim, tentu harus beriman kepada takdir. 

Sedih, marah, dan kecewa, itu manusiawi. Tapi jangan berlarut-larut. Lekas move on, karena masih ada sisi kehidupan lain yang harus tetap berjalan. Harus yakin, pasti ada hikmah di balik semua. Berat, tapi harus. *tarik napas dalam

Satu hal yang saya syukuri, sekelumit kisah ini menjadikan kami sekeluarga semakin solid. Saling menjaga dan mendukung. Secara nggak langsung, kejadian tersebut juga jadi 'lantaran' anak kedua sekarang kuliah di bidang IT. Alhamdulillah. 

Jadi, postingan viral: yay or nay?

Karena saya, suami, dan anak-anak insya Allah selalu menjaga nilai kebaikan dalam setiap postingan kami, menurut saya tentu saja YAY! Asalkan:

1. Niatnya baik, isinya pun baik, disampaikan dengan cara yang baik.

2. Dalam proses menjadikan postingan viral maupun setelahnya, nggak membuat lupa diri, lupa kerja, lupa keluarga, apalagi lupa Allah. Hii, nauzubillah.

Gimana menurut kalian, Teman-teman?

PS: Sekarang suami saya sudah semangat ngonten lagi, pakai akun IG baru @pakguru_triekoent dan TikTok @triekoent_pakguru ini. Dukung, yuuk. 😍






You Might Also Like

12 komentar

  1. Wah wah wah, padahal niat awal cuma aplot biasa dan ternyata diberi rejeki viral yaa mba. Kq ya ad orang niatan buruk Astaghfirullah. Semoga terdapat hikmah dari setiap peristiwa ya mba. Barakallah mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, wa fiik barakallaah.
      Iya Mbak, semua ada hikmahnya ya Mbak. Makasiih.

      Hapus
  2. Kekuatan postingan viral emang ngga disangka-sangka ya, Kak. Cuma emang setelah viral, tantangannya juga ada. Kayak ada peretasan itu. Apalagi kalau akunnya jadi famous. Pasti banyak yang ingin memiliki. Harus punya langkah antisipasi sih emang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benerrr. Habis itu langsung amankan semua akun yg ada di keluarga.

      Hapus
  3. Masya Allah, jahatnya ya itu orang semoga dapat balasan setimpal, semangat berkarya ya pak guru!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siaap Teh Dew. Insya Allah masih semangat biar awet muda, hehehe. Nuhuun.

      Hapus
  4. Masyaallah, Pak Guru memang keren. Tetap semangat! Memang benar, setiap cobaan pasti ada hikmahnya, meskipun cobaan itu hal yang menyenangkan. Badai pasti berlalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak. Alhamdulillaah bisa ambil hikmah dari peristiwa itu. :)

      Hapus
  5. waah..keren pak guru viral nii.. saya pun setuju dg postingan viral, dg konten2 positif yang syukur2 bisa menginspirasi banya orang ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, viral yay asalkan isinya positif yaa.

      Hapus
  6. Sedih ya nggak bisa balik akun Instagramnya yang udah ada. Tapi setuju juga dengan penerimaan keluarga Lia, apapun itu yang terbaik. Mungkin saat itu bisa jadi men-solid-kan keluarga lebih lebih lagi, agar kelak bila ada takdir baik menghampiri pun, akan selalu solid.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, alhamdulillaah ada hikmahnya. Sedih ya banget, tapi mau gimana lagi. Akhirnya berusaha ikhlas, hehe.

      Hapus