KA Kedungsepur, Cuma 10 Ribu Bisa Naik Kereta ‘Eksekutif’

November 02, 2018

KA Kedungsepur di stasiun Ngrombo, Purwodadi
Tut, tuuuut!

Siapa suka naik kereta api? Zaman now, moda transportasi yang satu ini semakin jadi idola. Rute yang variatif, jadwal tepat waktu, dan fasilitas kereta yang baik, menjadi alasan masyarakat memilih naik kereta.

Kalau dulu kan, kereta itu –apalagi yang kelas ekonomi – identik banget sama kumuh, sumpek, desak-desakan, sampai berebutan kursi. Sekarang sih, nggak begitu lagi. Kini, semua kereta bersih, nyaman, ber-AC, dan sesuai nomor tempat duduk.

Nah, di kota tempat tinggal saya, ada satu KA yang jadi kesayangan masyarakat. Harga tiketnya yang murah meriah, dengan fasilitias sekelas kereta eksekutif, membuat kereta ini menjadi idola. Bayangin, cuma 10 ribu rupiah! Wuih, kereta apaan, tuh?


KA Kedungsepur

Yes, namanya kereta Kedungsepur. Di bodinya, tertulis ARS (Airport Railway Service), karena memang awalnya merupakan rangkaian kereta bandara. Jadi, interiornya khas kereta eksekutif. Lega, kursinya gede dan empuk, AC-nya lumayan adem. 

KA Kedungsepur dari arah Semarang,
memasuki peron stasiun Ngrombo, Purwodadi

Setiap kursi penumpang bisa diatur sandarannya. Jarak antarkursi juga legaa dan ada sandaran kaki.  Colokan listrik tersedia di setiap seat. Bagasi atas dan tempat menaruh wadah minum pun ada. Buat saya yang HNP-er, enak deh naik kereta ini.

Area kaki yang lega plus sandaran kaki.
Kursinya nyaman, kan?
Colokan listrik di tiap seat

Satu saja sih kekurangan kereta ini: berisik! Iya, suara mesinnya itu menderu-deru banget. Oya, karena pintu keluar masuk utama kereta ini menggunakan sistem otomatis, jangan coba-coba berdiri bersandar di pintu, ya. Bahaya.


Rute dan Jadwal Keberangkatan

KA Kedungsepur melayani relasi atau rute Semarang Poncol - Purwodadi Ngrombro PP, dalam 2 jadwal keberangkatan di masing-masing kota.

Paling pagi dari stasiun Poncol Semarang pukul 05.45, sampai Purwodadi sekitar pukul 07.28. Setelah itu, langsung berangkat lagi ke stasiun Semarang.

Jadwal sore, berangkat dari stasiun Poncol menuju stasiun Ngrombo sekitar pukul 15.45. Sampai di Purwodadi, pukul 17.28.

Lama juga sih waktu tempuhnya, menilik jarak Semarang - Purwodadi yang sekitar 60 km. Itu disebabkan Kedungsepur berhenti di hampir semua stasiun yang dilewati, untuk mengangkut dan menaikkan penumpang. Persis angkot, ya. Angkot rasa eksekutif, hehehe. 

Kereta Rakyat

Karena harga tiketnya yang hanya 10 ribu itulah, kereta ini menjadi pilihan banyak orang untuk bepergian Semarang-Purwodadi dan sebaliknya dengan nyaman. Iyalah, dibandingkan dengan naik bus AKAP Semarang-Purwodadi, jaaauuuh lebih enak naik Kedungsepur! Naik bus mah, sudahlah busnya reyot, nggak on time, sumpek, ongkosnya lebih mahal, lagi. Uups.

Tak jarang, KA Kedungsepur dijadikan sarana wisata sekaligus edukasi.  Jadi, penumpang sengaja naik untuk sekedar jalan-jalan numpak sepur. Pergi pagi, dolan dulu di Semarang seharian, sorenya balik lagi ke Purwodadi naik Kedungsepur jadwal sore. Saya pernah satu kereta dengan rombongan piknik dari sebuah desa. Rame banget, hihi.


Ramai-ramai naik Kedungsepur, yuk!
Makanya, tiket kereta ini sering habis dalam waktu singkat. Maksudnya, tiket yang pakai nomor kursi, ya. Karena ternyata sekarang, ada tiket yang tanpa nomor kursi alias nggak dapat tempat duduk. Duduknya lesehan, hihihi.

Jadi kalau kamu mau naik Kedungsepur, lebih baik pesan dulu deh, jauh-jauh hari. Daripada harus berdiri atau ngglesot di lantai. Sayangnya, tiketnya nggak bisa dibeli via online atau di toko waralaba seperti Indomaret dkk. Hanya bisa dibeli di stasiun keberangkatan, atau agen yang ditunjuk. Untuk area Purwodadi, dapat dibeli di stasiun Ngrombo, atau di agen tiket Depok Ticket (tapi harganya 15 ribu, heuheuu)

Saya sudah beberapa kali naik Kedungsepur kalau ada urusan di Semarang. Nah, kalau kamu, kapan mau nyobain?











You Might Also Like

5 komentar

  1. Wah belum pernah Naik yang ini. Pengen nyobain aaah. Bagus ya mbak. Aku pernahnya ke solo.. bayar 10rb juga.. tapii gak sebagus ini hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo nyobain, Mbak, jalan-jalan ke Purwodadi, hehehe.

      Hapus
  2. Iya sekarang kereta api makin kece ya

    BalasHapus
  3. Wah keren banget. Aku jadi pingin naik kereta api lagi nih

    BalasHapus