Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2011

Ibu-ibu di Perpustakaan: ANEHKAH??

Saya sangat senang membaca. Terutama bacaan yang menghibur, yang tidak perlu mengernyitkan dahi membacanya. Yah, bacaan ringan semacam novel atau cerpen beraliran roman, komedi, petualangan, misteri, pokoknya yang asyik dan seru (kadang majalah anak-anak pun saya baca).

    Membaca bisa membuat saya tenggelam dalam dunia lain, dunia khayal, dunia di mana saya bisa membayangkan berada di suatu tempat yang jauh tanpa harus pergi ke sana. Suatu pengalaman yang tidak saya dapat dari menonton televisi ataupun mendengarkan radio.

    Namun sayangnya, kegemaran saya itu sampai saat ini belum bisa tersalurkan dengan baik, karena beberapa alasan. Antara lain karena di kota kecil tempat saya tinggal tidak ada toko buku bermutu, dan kalau adapun, dana untuk belanja buku rasa-rasanya belum masuk dalam daftar pengeluaran keluarga. Harap maklum, ya?

    Akhirnya, beberapa tahun lalu, saya mendapat solusi yang cukup bagus. PERPUSTAKAAN. Ya, seorang adik ipar mengabarkan bahwa di kota kecil kami…

Bunda, Ayo Berinternet Sehat !

Sekarang ini, tak bisa dipungkiri, internet sudah menjadi bagian tak terpisahkan bagi sebagian besar manusia, pun ibu rumah tanga. Beragam pemanfaatannya, mulai dari browsing sampai chatting, dari facebook hinga twitter.Tapi, Bunda, sudahkah kita mendapat manfaat yang sebenarnya dari internet, atau hanya sekedar pengisi waktu luang saja?

Sayang sekali kalau begitu. Padahal, banyak sekali peluang yang bisa Bunda dapat, yang semuanya dapat menambah life-skill kita sebagai wanita, istri, dan ibu. Sebut saja, berbagai peluang bisnis online, mulai dari jual pulsa, buku, pakaian, hingga properti.

Bagi Bunda yang hobi membaca dan menulis, juga banyak lowongan untuk menjadi penulis lepas, penerjemah paruh waktu. Nah, hobi tersalurkan, uang pun mengalir, tanpa harus meninggalkan tanggung jawab utama sebagai ratu rumah tangga. Pelbagai lomba kepenulisan juga banyak, lho, digelar individu atau grup di facebook atau blog. Atau jika merasa belum cukup kompeten, tuangkan saja ide-ide Bunda dalam be…

HADIAH ISTIMEWA BUAT EMAK

Bebi si anak beruang memandang ibunya dengan tatapan sedih. Di dapur yang kotor itu, Emak Beruang sedang berjibaku dengan gundukan bawang merah yang telah dikupas. Satu per satu, Emak Beruang memungut bawang merah itu, lalu dengan cekatan diirisnya menjadi irisan tipis-tipis.

Sesekali, Emak berhenti mengiris. Lalu, Emak akan menengadahkan wajahnya, dan memejamkan matanya erat-erat. Tangannya mengusap air mata yang menetes.

"Duh, pedih sekali mataku," lirih Emak berbisik.

Ah, Bebi hanya bisa meringis dari jauh, ikut merasakan pedihnya mata Emak. Ya, bawang merah memang akan mengeluarkan gas atsiri jika dikupas atau diiris. Uapnya membuat mata kita terasa sangat panas dan pedih. Bayangkan, bagaimana sakitnya mata Emak Beruang, yang harus mengiris seember penuh bawang merah? Bebi sungguh tak tega. Tapi, bagaimana lagi? ltulah sumber rezeki keluarga mereka: membuat dan menjual bawang goreng!

"Andai ada alat yang bisa meringankan pekerjaan Emak," batin Bebi. "Cob…